Pihak Dinas Kesehatan Kota Batam, memberikan informasi mengenai salah satu dugaan virus Corona pada salah satu awak kapal Tiongkok Singapura. Dinas Kesehatan Batam juga membagikan swab hidung pasien yang saat ini tengah menjalani pengawasan ketat mengenai dugaan kasus virus asal Wuhan ke Jakarta untuk pemeriksaan yang lebih lanjut.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan pasien positif terjangkit virus tersebut atau tidak. Sehingga hasil pemeriksaan luar akan keluar dalam 3 hari ke depan setelah sampel diterima pihak laboratorium. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi (30/1) juga menyampaikan bahwa sampel dari awak kapal yang diduga terjangkit virus telah dikirim ke Jakarta.

Hal ini memang harus dilakukan, mengingat pasien memiliki riwayat perjalanan ke tiongkok. Sehingga sangat dikhawatirkan pasien benar-benar terjangkit virus asal Wuhan tersebut. Pencegahan pertama yang dilakukan tentu melakukan pemeriksaan secara keseluruhan. Dan memastikan adanya virus tersebut atau tidak. Sebab virus tersebut kini telah tersebar luas di beberapa negara.

Sehingga Indonesia juga harus mengantisipasi dengan penanganan yang baik. Beberapa negara yang telah mengalami adanya kasus virus tersebut juga menyebutkan bahwa beberapa korban yang terjangkit juga memiliki riwayat perjalanan ke Tiongkok. Di Indonesia sendiri, belum ada kasus pasien yang dinyatakan positif virus tersebut. Sehingga pihak pemerintah memang harus melakukan pemeriksaan yang ketat untuk mencegah terjadinya penyebaran virus tersebut di Indonesia.

Awak Kapal Berhasil Lolos Pemeriksaan Thermal Scanner

Menurut informasi karantina, awak kapal tersebut masuk ke Batam melalui pelabuhan Batam Center. Dan Setibanya di pelabuhan pasien tersebut berhasil lolos ketika pemeriksaan thermal scanner dan tidak terdeteksi mengalami peningkatan suhu tubuh yang cukup tinggi.

Namun Setibanya di kota, pasien tersebut berobat ke RSUD Embung Fatimah. Dan saat ini pasien tersebut masih dalam pemeriksaan dokter lebih lanjut. Awak kapal tersebut diduga terjangkit virus Corona dikarenakan beberapa ciri-cirinya hampir mirip dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh virus tersebut.

Baca Juga : Maraknya Industri Frozen Food Yang Jarang Diketahui

Hal ini membuat pihak rumah sakit memutuskan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada pasien tersebut. Sebab menurut informasi pasien tersebut juga merupakan awak kapal Singapura Tiongkok. Sehingga untuk menghindari meluasnya virus tersebut di Indonesia maka pihak rumah sakit harus memastikan terlebih dahulu pasien tersebut terjangkit virus atau tidak. Sehingga jika pasien tersebut benar-benar terjangkit maka dapat segera dilakukan penanganan dengan baik.

Di Indonesia Belum Ada Kasus Positif Virus Corona

Hingga saat ini Kementerian Kesehatan Indonesia memastikan bahwa belum ada warga negara Indonesia yang dinyatakan positif terinfeksi virus asal Wuhan. Namun untuk menghindari wabah virus tersebut yang semakin meluas pihak Kementerian Kesehatan menyatakan telah menyiapkan kurang lebih 100 rumah sakit rujukan se-indonesia untuk menangani pasien yang diduga terjangkit virus asal Wuhan Tiongkok tersebut.

Hal ini dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia untuk menangani setiap pasien yang diduga terjangkit agar penyebaran virus tersebut di Indonesia tidak semakin meluas. Sebab Hal ini dikarenakan penyebaran virus di Tiongkok sendiri telah menyebar secara cepat dan meluas.

Sehingga setiap harinya korban virus tersebut semakin meningkat dan korban yang terjangkit juga harga semakin banyak. Sehingga dengan belum adanya kasus positif virus corona tersebut di Indonesia tentu pihak pemerintahan Indonesia akan melakukan pemeriksaan yang ketat untuk menghindari dugaan adanya warga negara yang terjangkit virus tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here