Banyak yang menduga bahwa penyebab virus corona adalah berasal dari kelelawar. Dugaan tersebut muncul dari video viral asal Tiongkok yang memperlihatkan seorang wanita yang memakan sub kelelawar secara utuh.

Virus corona ditemukan sejak awal Desember tahun 2019, virus ini pertama kali ditemukan di Wuzan, salah satu kota di Tiongkok yang terkenal dengan pasar ekstrim. Yaitu pasar yang menjual berbagai hewan – hewan extrim untuk keperluan bahan makanan. Salah satu hewan ekstrim yang paling laris adalah kelelawar dan kodok.

Dokter dari departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yaitu dr Fera Ibrahim, SpMK (K), MSc PhD menerangkan bahwa dugaan tersebut sepenuhnya hoaks yaitu tidak benar. Penyebab virus corona dari memakan sub kelelawar adalah dugaan yang salah. Sebab pada praktiknya virus akan mati jika dimasukan ke dalam sup yang panas, apalagi jika dimasak hingga matang. Penjelasan ini berkaitan dengan fakta bahwa virus corona sensitif terhadap suhu tinggi atau panas.

Fakta Aktual Terkait Sumber Virus Corona

Terdapat fakta aktual yang penting diketahui terkait virus corona. Yaitu virus corona sensitif terhadap panas serta efektif diinaktifkan dengan pelarut lipid seperti 56 derajat celcius selama 30 menit, ether, 75% alkohol, chlorine. Fakta ini dituturkan langsung oleh dr Fera. Jadi sebagai upaya pencegahan dari virus corona yaitu dengan menjaga daya tahan tubuh dan selalu menjaga kebersihan. Contoh sederhana yaitu merendam peralatan makan dan pakaian 20 menit dengan air mendidih sebelum dibersihkan.

Baca Juga : Korea Selatan Bantu Warga Dari Wuhan Untuk Menghindari Virus Corona

Fakta aktual lainnya berkaitan dengan penyebab virus corona. dr Fera juga menerangkan bahwa sumber penularan virus corona yang berasal dari kelelawar, saat ini masih sebatas dugaan dan sedang menjadi bahan penelitian. Dr Fera juga menegaskan bahwa, virus corona merupakan virus yang menyerang hewan dan hidup di dalam tubuh hewan tersebut. Namun pertanyaannya hewan apa yang membuat sakit. Pertanyaan ini muncul karena di Wuhan ada banyak hewan ekstrim yang dijual, salah satunya juga difungsikan untuk pengobatan tradisional.

Info Terkini Korban Meninggal Dan Korban Terinfeksi Virus Corona

Berdasarkan info terkini terkait virus corona dari pemerintah Tiongkok, tercatat jumlah korban meninggal dunia telah mencapai angka 170 jiwa. Jumlah ini telah mengalami peningkatan yang cukup drastis dari kobar meninggal dunia sebelumnya. Sementara itu, Pemerintah Jepang juga telah menyatakan terdapat lebih dari 1.700 kasus infeksi baru yang telah dikonfirmasi. Terdapat total 38 kematian baru yang terjadi di Provisi Hubei. Korban meninggal dunia lainnya berasa dari provisi Sichuan di barat daya Tiongkok.

Di lansir dari salah satu channel berita Asia, telah terhitung terdapat lebih dari 7.700 orang yang telah terinfeksi virus corona di Tiongkok. Komisi kesehatan Hubei menyatakan kematian di Provinsi Hubei akibat virus corona telah meningkat 37 jiwa.

Sera terdapat 1.032 kasus lain yang telah dideteksi di provinsi Hubei. Ini membuat seluruh total kasus terinfeksi di provinsi Hubei total semuanya menjadi 4.586 kasus. Angka kasus ini menunjukkan bahwa penyebaran virus corona sangat cepat hingga telah memakan banyak korban.

Di Indonesia sendiri belum dikonfirmasi adanya penyebaran virus corona yang masuk di dalam negeri. Untuk itu, masyarakat dihimbau untuk melakukan pencegahan dengan selalu menjaga daya tahan tubuh dengan melakukan gaya hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan hidup. Semoga penyebab virus corona bisa segera ditemukan, agar bisa segera membuat vaksin nya. Sehingga virus corona bisa segera dihentikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here