Dapur MBG Pamekasan Buka Suara: Pentingnya Tabayyun dalam Polemik Menu Sekolah.

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, idnnews.net- Viral peralihan menu Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Jungcangcang 2 yang dianggap tidak sesuai standar gizi di sekolah SMK N 3 Pamekasan.

 

Merespons kejadian tersebut, Kepala SPPG Jungcangcang 2 dari dapur Garuda Jaya Abadi, Achmad Maulana menegaskan, pemilihan menu tersebut bukan keputusan sepihak dari penyedia dapur.

 

“Perubahan menu dilakukan berdasarkan permintaan pihak sekolah setelah menu telur sebelumnya menuai keluhan,” katanya, Rabu (18/2/2026)

 

Menurut Achmad, telur yang disajikan dalam program MBG justru tidak dikonsumsi oleh sebagian siswa. Bahkan, ditemukan telur yang terbuang percuma karena diinjak-injak dan dilempar. Kondisi itu menjadi pertimbangan utama hingga pihak sekolah mengusulkan penggantian menu.

 

“Penggunaan malkist itu atas permintaan sekolah. Sebelumnya telur tidak dimakan oleh siswa, sehingga gizinya tidak terserap,” tambahnya.

 

Ia juga menyayangkan munculnya kembali unggahan menu tersebut di media sosial oleh oknum guru, padahal persoalan tersebut telah dikomunikasikan secara internal. Achmad menegaskan bahwa baik pihak sekolah maupun penanggung jawab program MBG tidak mempermasalahkan menu yang telah disepakati bersama.

 

“Kami sudah bertemu dan menjelaskan. Yang disayangkan, persoalan ini kembali di viralkan, padahal sekolah tidak mempersoalkannya,” tuturnya.

 

Sementara itu, mitra SPPG Jungcangcang 2, Renaldi Setiawan Susanto, menilai polemik tersebut seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi terbuka tanpa harus berkembang menjadi konsumsi publik. Ia memastikan dapur MBG selalu terbuka untuk klarifikasi.

 

“Prinsip kami sederhana, tabayyun dan komunikasi. Dapur kami siap dikunjungi kapan pun untuk menjelaskan soal menu yang disajikan,” ucapnya.

 

Di sisi lain, ahli gizi SPPG Jungcangcang 2, Ika Satria Bela, mengakui bahwa secara teori gizi, biskuit malkist bukan pilihan ideal dalam menu MBG. Namun, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan efektivitas asupan gizi bagi siswa.

 

“Kalau melihat standar gizi, malkist memang tidak ideal. Tapi jika telur diberikan lalu tidak dimakan, gizinya juga tidak masuk ke tubuh siswa. Keputusan ini diambil atas kesepakatan bersama sekolah,” jelasnya (*)

 

Penulis : Luthfiadi

Editor : Luthfiadi

Berita Terkait

Relawan Sehat, Komitmen SPPG Larangan Pamekasan Sambut Hari Gizi
Bersama Ribuan Jamaah Majelis Sabilu Taubah, Gus Iqdam Doakan Khofifah Jadi Gubernur Lagi
Manfaat Tomat Ceri untuk Kesehatan dan Cara Tepat Mengonsumsinya
Banyak Manfaat Apel Hijau bagi Kesehatan yang perlu Anda ketahui
Beberapa Manfaat Infus Water Lemo Untuk Kesehatan Anda

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:00

Dapur MBG Pamekasan Buka Suara: Pentingnya Tabayyun dalam Polemik Menu Sekolah.

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:25

Relawan Sehat, Komitmen SPPG Larangan Pamekasan Sambut Hari Gizi

Selasa, 3 September 2024 - 15:12

Bersama Ribuan Jamaah Majelis Sabilu Taubah, Gus Iqdam Doakan Khofifah Jadi Gubernur Lagi

Selasa, 14 Maret 2023 - 17:42

Manfaat Tomat Ceri untuk Kesehatan dan Cara Tepat Mengonsumsinya

Selasa, 14 Maret 2023 - 17:06

Banyak Manfaat Apel Hijau bagi Kesehatan yang perlu Anda ketahui

Berita Terbaru