Korea Selatan Bantu Warga Dari Wuhan Untuk Menghindari Virus Corona Pada Jumat 31 Januari pagi 1 pesawat yang telah di sewa oleh pemerintahan Korea Selatan untuk mengangkut sekitar 368 warga dari Wuhan Tiongkok telah berada di bandara internasional Gimpo. Dikutip dari reuters, kedatangan pesawat yang di sewa oleh pihak pemerintahan Korsel tersebut sempat tertunda beberapa jam dari rencana awal.

Hal ini dikarenakan Tiongkok hanya memberi izin satu penerbangan per hari. Hl ini tentu juga diakibatkan banyaknya permintaan dari berbagai negara untuk dapat mengevakuasi setiap warganya yang berada di Wuhan. Sebab sebagian warga yang masih berada di Wuhan tentu juga cemas dan ingin segera dipulangkan di Negara masing-masing. Mengingat penyebaran virus korona di sana memang begitu cepat.

Pemerintah Korsel juga telah memastikan bahwa tidak ada warganya yang menunjukkan gejala terinfeksi Virus Corona sebelum melakukan lepas landas. Namun terdapat salah satu warga yang gagal dievakuasi karena merasakan demam ketika menjalani pemeriksaan terakhir di bandara Wuhan. Sedangkan wakil menteri kesehatan Korea Selatan Kim Gang-lip menyatakan bahwa 18 warga lainnya langsung dibawa ke rumah sakit setelah berhasil mendarat di Korsel.

Demi Keamanan Korsel Lakukan Pengecekan Ulang Di Dalam Pesawat Untuk Menghindari Virus Corona

Kim juga mengungkapkan, terdapat beberapa standar pemindaian kesehatan berbeda yang dilakukan oleh pihak Korsel dengan Tiongkok. Hal ini dikarenakan Pihak Korsel melakukan pengecekan ulang ketika di dalam pesawat. Dan menempatkan beberapa warga yang menunjukkan gejala pada ruang yang terpisah di lantai dua pesawat.

Sebanyak 350 warga lainnya akan dibawa ke fasilitas tinggal untuk sementara waktu. Sehingga akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut secara detail untuk menjamin keadaan masing-masing warga yang telah berhasil di evakuasi dari wilayah Wuhan tersebut.

Baca Juga : Pemerintah Mengevakuasi WNI Wuhan Untuk Memastikan Tidak Adanya Virus Corona

Para staf Korea Selatan medis juga akan menyediakan karantina harian serta bantuan kesehatan selama kurang lebih 2 minggu. Dan hal ini juga akan dikontrol langsung secara menyeluruh sehingga warga belum diperbolehkan untuk keluar atau menerima tamu.

Hal tersebut memang dilakukan mengingat pada masa inkubasi virus Corona Yang dilaporkan sampai 17 hari. Sehingga demi keamanan Korsel melakukan banyak antisipasi agar tidak semakin banyak warganya yang terkena virus korona tersebut.

Perencanaan Evakuasi Sempat Tertunda

Perencanaan evakuasi warga Korsel sempat tertunda dikarenakan muncul laporan berbeda mengenai pesawat yang akan dikirim oleh pemerintahan Korsel dalam mengevakuasi kurang lebih 700 warga yang berada di Wuhan. Hal ini terjadi perbedaan pada beberapa media, sebab ada yang menyebut 2 sedangkan lainnya menyebutkan ada empat pesawat.

Sementara di kantor berita Yonhap melaporkan bahwa evakuasi yang pertama kali tersebut terlambat beberapa jam dikarenakan masalah izin otoritas dari Tiongkok.Sehingga menteri luar negeri Korsel Kang Kyung-wha berusaha untuk mencoba memahami kompleksitas situasi yang harus dihadapi oleh Beijing.

Korea Selatan Bantu Warga Dari Wuhan Untuk Menghindari Virus Corona Menteri luar negeri Korea Selatan juga memberikan tanggapan bahwa ia percaya Tiongkok sedang bekerja untuk memberikan izin bagi 1 pesawat untuk mendarat. Hal ini sedikit terlambat dikarenakan banyaknya permintaan lain mengingat mereka juga telah memperoleh permintaan dari Jepang serta Amerika Serikat untuk penerbangan sementara.

Sehingga pihak Korsel memahami Adanya keterlambatan izin yang diberikan oleh Tiongkok. Di saat yang bersamaan Seoul juga berencana untuk berdialog dengan Tiongkok mengenai bagaimana cara dalam mengurus warga yang masih berada di Wuhan untuk menghindari virus corona. Hal ini dikarenakan beberapa warga masih memiliki anggota keluarga berkewarganegaraan Tiongkok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here