Jumat, 31 Januari 2020 lagi-lagi gempa guncang Tuapejat. Gemp yang terjadi di daerah Tuapejat, Sumatera Barat ini memilki kekuatan sebesar 5,0 SR. Berita ini telah disampaikan langsung oleh perwakilan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di akun twitter resmi miliknya.

Informasi lain yang dapat di dapatkan adalah gempa ini terjadi berkisar antara pukul 04.53 dini hari pada har jum’at (31 Januari 2020). Berdasrkan informasi yang diperoleh bahwa gempa ini terjadi di 1,96 LS (lintang selatan) dan 99,94 BT (bujur timur), 39 timur laut serta berada di kedalaman 10 km.

Sebelumnya pada hari selasa tanggal 28 januari 2020 sekitar pukul 06.30 wib, gempa berkekuatan cukup besar juga sempat mengguncang daerah yang sangat berdekatan dengan daerah gempa guncang Tuapejat.

Besar guncangannya sebesar 5,5 SR dengan titik koordinat 2,47 lintang selatan dan 99,65 bujur timur serta pada kedalaman 18 KM. Sebelumnya akan di jelaskan terleboh dahulu, Tuapejat merupakan sebuah wilayah yang bedara pada  kecamatan Sipora Utara, Kab. Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat.

BNPB yaitu sebuah Badan Nasional Penanggulangan Bencana ptelah mencatat sebanyak 85.243 warga berisiko terkena gempa guncang tuapejat. Daerah ini juga memiliki potensi tinggi terkena gempa kembali. Sebesar 529,94 M total kerugian ekonomi dan 1,47 triluin adalah untuk total jumlah kerugian fisik yang disebabkan oleh bencana tersebut.

Namun meskipun gempa guncang tuapejat yang terjadi cukup besar, tetapi kepala BMKG sendiri telah memberikan penegasan bahwa gempa ini tidak berpotensi terjadinya tsunami. Tetapi meskipun demikian anda juga hrus waspada, khususnya untuk warga yang berada pada daerah sekitar tuapejat yang rawan akan terjadi gempa.

Saat terjadi gempa ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menyelamatkan diri atau bisa juga disebut sebagai pertolongan pertama yaitu, jika anda berada di dalam ruangan, maka anda isa jongkok atau berlindung pada beberapa bekakas rumah, jangan lupa untuk selalu melindungi organ organ tubuh dari bahya reruntuhan. Pilihlah posisi disudut bangunan.

Jika Anda berada di luar rumah saat terjadinya gempa, hal yang bisa Anda lakukan adalah menjauh dari adanya potensi terkena reruntuhan, akan lebih baik jika anda pergi mencari tempat yang luas dan terhindar dari adanya bahaya reruntuhan. Jik anda sedang berada di kendaraan saat terjadi gempa, segeralah menepi dan berhenti.

Baca Juga : Jawaban Dokter FKUI Terkait Penyebab Virus Corona Dari Kelelawar

Hindari melewati jembatan atau jalan jalan yang berpotensi reta, setelah gempa reda atau berhenti maka silahkan anda melanjutkan perjalanan. Jika anda sudah terlanjur terjebak dalam reruntuhan, tetap lindungi bagian yang vital dari tubuh anda termasuk wajah, jangan mencoba untuk menghilangi debu-debu yang berasal dari reruntuhan, karena di khawatirkan itu bisa semakin membuat bangunan akan runtuh.

Jika anda berada di dalm gedung yang sangat tinggi, maka segera lah berusaha untuk keluar dari gedung tersebut, sebaiknya gunakan tangga darurat agar anda bisa lebih ceopat keluar dari gedung tersebut. jika anda berhasil keluar dari temapt tersebut, maka tetap lah waspada mliht di sekeliling anda, hindari atau menjauhlah dari tiang-tiang yang tinggi, pohon besar, serta benda apapun yang berpotensi untu jatuh atau rubuh.

Apabila getaran gempa sudah reda atau berhenti, maka tetaplah untuk selalu waspada jika terjadi gempa susulan, karena bisa jadi gempa susulan yang terjadi bisa lebih besar dari gempa awalnya. Tetaplah waspada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here