WNI wuhan – Menteri Perhubungan Indonesia, Budi Karya Sumadi memberikan alasan terkait Pemerintah memilih Maskapai Batik Air yang juga tergabung Lion Air Group untuk ikut membantu proses evakuasi sekitar 245 WNI dari Wuhan Tiongkok.

Maskapai tersebut telah lepas landas menuju Wuhan sekitar pukul 13:00 dari Bandara Soekarno Hatta. Proses evakuasi tersebut dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Retno marsudi secara langsung, serta juga disaksikan beberapa pejabat yang hadir. Sebagian pejabat tersebut seperti Menteri Kesehatan Terawan Purtanto, Menteri Perhubungan Budi, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Budi menjelaskan bahwa, proses evakuasi yang dilakukan untuk ratusan WNI dari Wuhan tersebut harus digaris bawahi sebagai misi kemanusiaan. Namun begitu, pemerintah Tiongkok memberikan beberapa persyaratan untuk Indonesia yang harus dipenuhi jika ingin membawa pulang ratusan WNI tersebut. Berikut beberapa persyaratan yang diminta oleh Pemerintah Tiongkok kepada Indonesia agar diperbolehkan mengevakuasi ratusan WNI yang berada di Wuhan.

Maskapai Yang Akan Mengevakuasi WNI Harus Memiliki Izin Ke Wuhan

Syarat pertama yang diberikan Pemerintah Tiongkok untuk dipenuhi oleh Pemerintahan Indonesia adalah izin terbang yang harus dimiliki oleh masing-masing maskapai yang akan melakukan misi kemanusiaan mengevakuasi WNI ke Wuhan. Menurut budi, hal tersebut memang merupakan salah satu syarat penting yang harus dipenuhi. Sebab untuk persyaratan ini, maskapai penerbangan yang kesana juga sudah sedikit.

PT Garuda Indonesia juga diketahui tidak memiliki rute penerbangan dari dan menuju Wuhan Tiongkok. Sehingga Irfan Setiaputra selaku Direktur Utama Garuda Indonesia pada senin (25/1) lalu juga menyampaikan “ dapat kami sampaikan bahwa PT Garuda Indonesia tidak memiliki rute dari dan menuju tiongkok.

Sementara maskapai lion air hanya memiliki rute penerbangan menuju Wuhan 3 kali dalam seminggu. Yakni hanya dihari rabu, jum’at, dan minggu. Sehingga menteri perhubungan budi menjelaskan bahwa yang memiliki izin ke Wuhan adalah Lion Air dan Sriwijaya Air sedangkan yang memiliki pesawat wide body adalah pesawat Lion Air melalui pesawat Batik Air.

Baca Juga : Penyebab Jakarta Selalu Banjir Yang Terjadi Disepanjang Tahun

Sehingga salah satu alasan proses evakuasi tersebut menggunakan maskapai Batik Air tentu dikarenakan izin yang dimiliki maskapai tersebut untuk melakukan rute penerbangan ke Wuhan.

Proses Penerbangan Dalam Mengevakuasi Warga Negara Indonesia Wuhan Akan Di Kawal Sesuai Dengan Peraturan Internasional

Dalam melakukan misi kemanusiaan tersebut, Budi juga menggaris bawahi bahwa pemerintah akan menangani proses evakuasi tersebut dengan berhati-hati. Sebab selama proses evakuasi berlangsung, akan dilakukan pengawalan yang sesuai dengan peraturan yang terdapat di Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). Pihaknya juga memperhatikan undang-undang terkait keselamatan serta keamanan dalam proses evakuasi tersebut.

Hal tersebut tentu diharapkan, untuk mampu menjalankan proses evakuasi WNI yang berada di Wuhan dengan baik. Sehingga dapat segera mendapatkan penanganan dari Pemerintah. Hal ini tentu dilakukan mengingat semakin meluasnya wabah Virus Corona dalam wilayah Wuhan khususnya. Sehingga dikhawatirkan ratusan WNI wuhan yang berada di Wuhan Dapat terjangkit virus tersebut.

Namun sejauh ini para WNI wuhan menyatakan bahwa mereka dalam kondisi baik-baik saja dan berharap untuk segera dievakuasi agar dapat segera keluar dari wilayah Wuhan yang menjadi salah satu tempat penyebaran virus corona tersebut.

Sehingga pihak Pemerintahan Indonesia memutuskan untuk segera mengevakuasi ratusan WNI yang berada di Wuhan menggunakan maskapai batik air. Sebab hanya sedikit maskapai yang memiliki izin penerbangan dari dan menuju Wuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here